TRENDING :
Belum ada berita.
Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Tren iPod Lawas Gen Z: Harga Bekas Melejit Demi Digital Detox
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Tren iPod Lawas Gen Z: Harga Bekas Melejit Demi Digital Detox

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Senin, 04 Mei 2026 - 14:55 WIB
Tren iPod Lawas Gen Z: Harga Bekas Melejit Demi Digital Detox

Tren iPod lawas Gen Z

Sumber Foto :inet.detik.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Tren iPod lawas Gen Z saat ini sedang menjadi fenomena unik di tengah gempuran teknologi smartphone yang semakin canggih. Generasi yang lahir di era digital ini justru mulai meninggalkan kenyamanan streaming musik di ponsel pintar dan beralih kembali ke perangkat pemutar musik ikonik besutan Apple. Langkah ini mereka ambil bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk perlawanan terhadap ketergantungan berlebih pada media sosial dan notifikasi yang tiada henti.

Fenomena kembalinya gadget retro ini sebenarnya sudah terlihat sejak tren feature phone atau ponsel lipat jadul kembali diminati. Namun, kini fokus beralih ke iPod, perangkat yang sebenarnya sudah Apple suntik mati sejak tahun 2022 melalui varian terakhirnya, iPod Touch. Selama lebih dari dua dekade masa kejayaannya, Apple mencatat penjualan hingga 450 juta unit di seluruh dunia, yang membuat stok barang bekasnya melimpah di berbagai platform e-commerce.

Lonjakan Pencarian dan Harga di Pasar Global

Data terbaru menunjukkan bahwa minat terhadap perangkat ini bukan sekadar nostalgia sesaat. Berdasarkan laporan pasar, penelusuran kata kunci 'iPod Classic' di eBay sepanjang awal tahun 2025 mengalami kenaikan signifikan sebesar 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tidak hanya model Classic, varian mungil seperti iPod Nano juga mencatatkan kenaikan pencarian hingga 20 persen dalam periode yang sama.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Masifnya tren iPod lawas Gen Z ini berdampak langsung pada hukum ekonomi permintaan dan penawaran. Pemilik iPod lama mulai menyadari bahwa barang simpanan mereka kini menjadi incaran kolektor dan anak muda. Akibatnya, jumlah listing atau daftar barang yang dijual meningkat hingga 30 persen. Para penjual kini lebih berani mematok harga tinggi karena mengetahui adanya permintaan yang stabil dari pasar anak muda yang ingin tampil beda.

Sayangnya, popularitas yang meroket ini membuat harga jualnya menjadi tidak masuk akal bagi sebagian orang. Laporan pasar menyebutkan bahwa harga iPod bekas rata-rata naik hingga 60 persen dibandingkan tahun 2023. Bahkan, beberapa model langka dengan kondisi mulus atau New Old Stock (NOS) bisa menembus angka USD 600 atau sekitar Rp9,5 juta. Harga tersebut setara dengan unit iPhone 17e terbaru yang tentu memiliki fitur jauh lebih lengkap dan modern.

Alasan Utama di Balik Tren iPod Lawas Gen Z

Mengapa anak muda mau membayar mahal untuk teknologi yang sudah dianggap usang? Jawabannya terletak pada keinginan untuk melakukan digital detox. Menggunakan iPod memberikan pengalaman mendengarkan musik secara offline tanpa gangguan iklan maupun interupsi algoritma yang sering kali melelahkan di aplikasi streaming modern. Dengan iPod, pengguna memegang kendali penuh atas perpustakaan musik mereka sendiri.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Faktor kesehatan mental juga menjadi pendorong kuat menguatnya tren iPod lawas Gen Z ini. Mendengarkan lagu melalui smartphone sering kali terdistraksi oleh notifikasi WhatsApp, email pekerjaan, atau godaan untuk membuka TikTok dan Instagram secara impulsif. iPod menawarkan fungsionalitas tunggal: hanya memutar musik. Kesederhanaan inilah yang dicari oleh generasi muda untuk mendapatkan ketenangan di tengah hiruk-pikuk dunia digital.

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved