Samsung Galaxy A37 5G akhirnya menyapa konsumen Indonesia sebagai jawaban atas kebutuhan ponsel kelas menengah yang stabil dan bertenaga. Setelah publik menyoroti kenaikan harga pada seri A57, Samsung kini menghadirkan sang "adik" dengan banderol yang lebih kompetitif di angka Rp6 jutaan. Ponsel ini datang membawa ekspektasi tinggi, terutama bagi pengguna yang menginginkan perangkat all-rounder dengan dukungan ekosistem perangkat lunak yang matang.
Pasar ponsel pintar di tahun 2026 memang kian kompetitif dengan gempuran merek-merek asal Tiongkok. Namun, Samsung tetap percaya diri dengan mengandalkan reliabilitas sistem dan durabilitas perangkat. Kehadiran ponsel ini bukan sekadar pembaruan rutin, melainkan upaya Samsung mempertahankan dominasi di segmen mid-range yang kini mulai dijejali fitur-fitur kelas flagship.
Desain Premium Awesome Charcoal dan Komitmen Lingkungan
Samsung menerapkan bahasa desain minimalis namun elegan pada bodi luar perangkat ini. Varian warna Awesome Charcoal yang kami tinjau menggunakan material kaca pada bagian belakang, memberikan sentuhan mewah saat digenggam. Sayangnya, material kaca ini cukup mengkilap sehingga mudah meninggalkan bekas sidik jari jika Anda tidak menggunakan pelindung tambahan.
Baca Juga :
Mengikuti tren keberlanjutan global, paket penjualan Samsung Galaxy A37 5G tidak lagi menyertakan kepala pengisi daya. Di dalam boks, konsumen hanya akan menemukan unit ponsel, kabel data USB-C ke C, SIM ejector, serta buku panduan singkat. Langkah ini menegaskan posisi Samsung yang semakin konsisten dalam mengurangi limbah elektronik pada berbagai lini produk mereka.
Kualitas Layar dan Masalah Bezel Samsung Galaxy A37 5G
Sektor visual selalu menjadi kekuatan utama pabrikan asal Korea Selatan ini. Samsung membekali perangkat ini dengan panel Super AMOLED berukuran 6,7 inci yang mendukung refresh rate 120Hz. Tingkat kecerahan puncaknya (peak brightness) menyentuh angka 1900 nits, memastikan konten di layar tetap terlihat jelas meski Anda berada di bawah sinar matahari langsung yang terik.
Dari sisi ketahanan, layar Samsung Galaxy A37 5G sudah terlindungi oleh Corning Gorilla Glass Victus Plus. Penggunaan proteksi ini merupakan peningkatan signifikan karena biasanya fitur tersebut hanya tersedia untuk seri flagship seperti Galaxy S. Namun, ada satu hal yang memicu perdebatan di kalangan penggemar, yakni desain bezel atau "dagu" layar yang masih terlihat cukup tebal untuk standar ponsel menengah tahun 2026.
Baca Juga :
Performa Exynos 1480 dengan Skor Antutu Fantastis
Dapur pacu ponsel ini mengandalkan chipset Exynos 1480 yang dibangun dengan fabrikasi 4nm. Chipset ini tidak hanya fokus pada efisiensi daya, tetapi juga menawarkan lonjakan performa yang nyata. Dalam pengujian internal kami, performa Samsung Galaxy A37 5G berhasil menembus skor Antutu di angka 1.054.000 poin, sebuah pencapaian yang sangat stabil untuk penggunaan harian maupun bermain game berat.