TRENDING :
Belum ada berita.
Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Produksi Lampu Ramah Lingkungan: RI Hadapi Tantangan Impor
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Produksi Lampu Ramah Lingkungan: RI Hadapi Tantangan Impor

Iphan S
Iphan STim Redaksi beta.technonesia.id
Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:38 WIB
Produksi Lampu Ramah Lingkungan: RI Hadapi Tantangan Impor

Produksi Lampu Ramah Lingkungan: RI Hadapi Tantangan Impor

Sumber Foto :Istimewa
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Produksi lampu ramah lingkungan kini menjadi fokus utama pemerintah Indonesia dalam menekan emisi karbon nasional. Transisi menuju teknologi hijau ini terus digalakkan guna mendukung target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 mendatang. Namun, langkah besar ini masih menghadapi berbagai hambatan teknis di lapangan.

Langkah akselerasi tersebut harus berjalan lambat karena ketergantungan industri lokal terhadap pasokan komponen dari luar negeri masih sangat tinggi. Produsen global terus berupaya mengoptimalkan fasilitas manufaktur domestik demi menekan jejak karbon operasional mereka secara signifikan. Kendati demikian, ekosistem rantai pasok dalam negeri belum sepenuhnya siap mendukung kemandirian industri ini.

Tantangan TKDN dalam Produksi Lampu Ramah Lingkungan

Meskipun komitmen terhadap kelestarian lingkungan terus meningkat, industri dalam negeri masih harus berjuang keras mengatasi keterbatasan komponen. Saat ini, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) untuk produk pencahayaan hijau baru berkisar di angka 40 persen. Hal ini membuktikan bahwa proses produksi lampu ramah lingkungan di tanah air belum sepenuhnya mandiri dan masih bergantung pada ekosistem global.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Keterbatasan ini terjadi karena komponen berteknologi tinggi, seperti chip LED pintar dan sensor otomatis, belum bisa diproduksi secara massal di Indonesia. Akibatnya, ketergantungan impor bahan baku canggih tetap menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi para pelaku industri nasional. Tanpa adanya ekosistem semikonduktor lokal yang kuat, akselerasi industri hijau akan terus menghadapi tantangan efisiensi biaya.

Di sisi lain, menggenjot nilai TKDN bukan sekadar memenuhi regulasi pemerintah yang ketat. Langkah ini sangat krusial untuk menciptakan rantai pasok yang tangguh dan meminimalkan emisi logistik dari pengiriman lintas negara. Ketika bahan baku dikirim dari jarak yang sangat jauh, jejak karbon dari sektor transportasi justru akan meningkat tajam, yang mana hal ini sangat kontradiktif dengan esensi dari produksi lampu ramah lingkungan itu sendiri.

Tiga Sektor Utama Penyumbang Emisi Karbon Industri

Berdasarkan data industri pencahayaan, sektor ini memegang andil yang cukup besar terhadap peningkatan suhu bumi akibat konsumsi energi yang masif. Terdapat tiga sektor utama yang memberikan kontribusi emisi karbon terbesar di Indonesia saat ini. Ketiga sektor tersebut meliputi infrastruktur fasilitas umum seperti lampu jalan raya, kawasan industri manufaktur skala besar, serta area pariwisata komersial.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Penggunaan lampu konvensional pada fasilitas publik dinilai sangat boros energi dan membebani anggaran daerah. Oleh sebab itu, transisi ke teknologi pencahayaan hemat energi menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar lagi oleh pemerintah daerah. Hal ini memicu percepatan dalam pengembangan teknologi pendukung agar proses produksi lampu ramah lingkungan dapat berjalan lebih efisien dan terjangkau bagi pasar domestik.

Sektor pariwisata, khususnya perhotelan dan resor mewah, juga mulai dituntut untuk menerapkan konsep bangunan hijau yang berkelanjutan. Pengelola destinasi wisata kini menyadari bahwa wisatawan global lebih memilih akomodasi yang menerapkan prinsip ramah lingkungan. Dengan mengganti sistem pencahayaan lama ke teknologi LED pintar, pelaku usaha pariwisata dapat memangkas biaya operasional sekaligus mengurangi emisi karbon secara drastis.

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved