TRENDING :
Belum ada berita.
Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
710.000 Tahun Mati, 3 Tanda Gunung Berapi Taftan Purba Bangkit!
Advertisement
Sponsor SLOT 16

710.000 Tahun Mati, 3 Tanda Gunung Berapi Taftan Purba Bangkit!

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Minggu, 21 Desember 2025 - 19:27 WIB
710.000 Tahun Mati, 3 Tanda Gunung Berapi Taftan Purba Bangkit!

710.000 Tahun Mati, 3 Tanda Gunung Berapi Taftan Purba Bangkit!

Sumber Foto :Istimewa
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Ilmuwan waspada! Setelah 710.000 tahun tidur, Gunung Berapi Taftan Purba di Iran menunjukkan aktivitas. Apa 3 tanda kebangkitan yang terdeteksi? Baca analisisnya!

Dunia geologi kembali dikejutkan oleh temuan yang memicu alarm kewaspadaan. Sebuah gunung berapi yang diperkirakan telah ‘mati’ selama lebih dari 700 ribu tahun tiba-tiba menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Peristiwa ini terjadi di Iran, melibatkan Gunung Taftan yang memiliki sejarah vulkanik yang sangat panjang.

Kebangkitan sebuah gunung berapi purba bukan hanya fenomena geologi yang menarik, tetapi juga ancaman potensi bencana. Para ahli vulkanologi kini bekerja keras memantau setiap pergerakan yang terjadi, mengingat status Taftan yang telah lama dianggap aman.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Lantas, apa yang membuat aktivitas ini terdeteksi sekarang? Dan seberapa besar ancaman dari kebangkitan salah satu Gunung Berapi Taftan Purba ini?

Lonceng Peringatan: Kebangkitan Gunung Berapi Taftan Purba

Gunung Taftan terletak di Provinsi Sistan dan Baluchestan, Iran, dekat perbatasan dengan Pakistan. Secara geografis, ia merupakan bagian dari zona vulkanik yang kompleks di kawasan Timur Tengah. Selama rentang waktu yang luar biasa panjang—yakni sekitar 710.000 tahun—Taftan dianggap tidak aktif.

Dalam istilah vulkanologi, gunung berapi yang tidak meletus dalam 10.000 tahun dikategorikan sebagai 'dormant' (tidur), sementara yang tidak menunjukkan tanda-tanda aktivitas sama sekali selama ratusan ribu tahun seringkali diasumsikan mendekati 'extinct' (punah).

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Oleh karena itu, pendeteksian pergerakan magma atau aktivitas seismik di perut Taftan adalah peristiwa yang langka dan sangat signifikan. Para ilmuwan menggunakan teknologi pemantauan satelit dan sensor canggih untuk mengukur perubahan suhu, emisi gas, dan deformasi tanah di wilayah tersebut.

Fakta 710.000 tahun ini benar-benar menempatkan Taftan dalam kategori fenomena geologi yang paling ekstrem. Ini menunjukkan bahwa kekuatan geologi di bawah kerak bumi jauh lebih dinamis daripada yang selama ini diperkirakan pada zona tersebut.

Mengapa Interval 710.000 Tahun Adalah Angka yang Menakutkan?

Bagi kebanyakan orang, gunung berapi yang sudah lama tidak meletus terasa aman. Namun, dalam ilmu vulkanologi, periode tidur yang sangat panjang seringkali menyimpan potensi bahaya yang lebih besar. Mengapa demikian?

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Semakin lama sebuah gunung berapi tertidur, semakin banyak energi dan tekanan yang dapat terakumulasi di bawahnya. Ketika magma mulai naik setelah jeda yang sangat panjang, ia harus menembus material kerak bumi yang mungkin sudah mengeras dan padat.

Proses ini memerlukan tekanan yang jauh lebih besar dibandingkan gunung berapi yang aktif secara rutin. Hasilnya, jika terjadi erupsi, letusan dari gunung berapi yang bangkit setelah periode purba dapat menjadi sangat eksplosif dan merusak.

Selain itu, infrastruktur dan populasi di sekitar Taftan mungkin tidak siap menghadapi ancaman ini, karena generasi-generasi sebelumnya hidup dengan asumsi bahwa gunung tersebut hanyalah pegunungan biasa.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved