TRENDING :
Belum ada berita.
Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
5 Konsekuensi Fatal Pengembang Jika Abaikan Indonesia Game Rating System
Advertisement
Sponsor SLOT 16

5 Konsekuensi Fatal Pengembang Jika Abaikan Indonesia Game Rating System

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 14:08 WIB
5 Konsekuensi Fatal Pengembang Jika Abaikan Indonesia Game Rating System

5 Konsekuensi Fatal Pengembang Jika Abaikan Indonesia Game Rating System

Sumber Foto :Istimewa
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Komdigi serius terapkan Sanksi Rating Usia Game! Pengembang wajib patuh mulai Januari tahun depan, atau game Anda bisa di takedown permanen. Cek detail IGRS di sini.

Dunia game Indonesia saat ini tengah dihadapkan pada angin perubahan regulasi yang cukup signifikan. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah mengeluarkan peringatan tegas yang ditujukan langsung kepada para pengembang game, baik lokal maupun internasional yang beroperasi di Indonesia.

Peringatan ini bukan main-main. Komdigi mengancam akan memberikan sanksi rating usia game yang tidak sesuai, bahkan hingga tahap takedown permanen. Ini adalah babak baru dalam upaya pemerintah untuk memastikan ekosistem digital yang sehat dan aman, khususnya bagi pengguna di bawah umur.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Langkah tegas ini merupakan bagian integral dari penerapan Indonesia Game Rating System (IGRS), sebuah sistem klasifikasi usia yang akan mulai diberlakukan secara resmi pada bulan Januari tahun depan.

Regulasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi penting untuk melindungi anak-anak dari konten yang belum sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Lantas, seberapa serius Komdigi dalam menjalankan regulasi ini, dan apa saja konsekuensi fatal yang harus dihadapi pengembang?

Menilik Indonesia Game Rating System (IGRS): Visi dan Implementasi

Indonesia Game Rating System (IGRS) sejatinya bukan hal baru. Namun, Komdigi kini meningkatkan urgensi dan ketegasan dalam implementasinya. IGRS bertujuan untuk memastikan bahwa setiap game yang beredar di Indonesia memiliki label usia yang jujur dan akurat.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap rating usia merupakan kewajiban. Pemalsuan atau pencantuman rating yang keliru akan memicu respons cepat dari pihak berwenang.

Penerapan IGRS ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk mewujudkan lingkungan digital yang bertanggung jawab. Dengan adanya klasifikasi yang jelas, orang tua dan pendidik dapat membuat keputusan yang lebih tepat mengenai game apa yang boleh dimainkan oleh anak-anak mereka.

Komdigi menyatakan bahwa sistem ini dirancang untuk bekerja sama dengan industri, namun tetap mengedepankan kepentingan publik, terutama perlindungan terhadap anak-anak.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Prinsip Dasar Rating yang Wajib Diketahui

IGRS mengklasifikasikan game berdasarkan konten yang dimilikinya, termasuk kekerasan, bahasa kasar, unsur seksual, penggunaan narkoba, dan lain-lain. Klasifikasi rating usia yang umum digunakan dalam Indonesia Game Rating System meliputi:

  • Semua Usia (SU): Aman dimainkan oleh siapa pun.
  • 7+: Cocok untuk usia 7 tahun ke atas.
  • 13+: Cocok untuk usia 13 tahun ke atas (remaja).
  • 18+: Khusus untuk usia 18 tahun ke atas (dewasa).

Kesalahan dalam menentukan salah satu kategori ini bisa berakibat fatal.

5 Konsekuensi Fatal Sanksi Rating Usia Game dari Komdigi

Saat Komdigi mulai memberlakukan sistem Sanksi Rating Usia Game pada Januari mendatang, pengembang harus bersiap menghadapi dua kemungkinan sanksi utama jika ditemukan ketidaksesuaian rating. Namun, jika ditelaah lebih dalam, konsekuensinya jauh lebih luas daripada sekadar sanksi administratif.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved