TRENDING :
Belum ada berita.
Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
3 Alasan Penting Apple Ancam Keluar dari Eropa, Mengejutkan!
Advertisement
Sponsor SLOT 16

3 Alasan Penting Apple Ancam Keluar dari Eropa, Mengejutkan!

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Selasa, 30 September 2025 - 03:34 WIB
3 Alasan Penting Apple Ancam Keluar dari Eropa, Mengejutkan!

Apple Ancam Keluar dari Eropa

Sumber Foto :Istimewa
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Mengejutkan! Apple ancam keluar dari Eropa karena aturan baru. Apa dampak aturan Digital Markets Act bagi pengguna iPhone? Temukan 3 alasan utamanya.

Dunia teknologi sedang diguncang oleh berita besar. Apple, raksasa teknologi asal Cupertino, secara terbuka menyatakan kemungkinan untuk menghentikan penjualan seluruh produknya, termasuk iPhone, di 27 negara Uni Eropa. Ini bukan gertakan biasa, melainkan respons keras terhadap regulasi baru yang mereka anggap mengancam pondasi bisnis dan keamanan penggunanya.

Ancaman ini menjadi puncak dari ketegangan yang sudah lama membara antara perusahaan teknologi besar dan regulator Eropa. Di pusat perseteruan ini adalah sebuah aturan bernama Digital Markets Act (DMA). Mari kita bedah lebih dalam apa sebenarnya aturan ini dan mengapa Apple rela mempertaruhkan pasar sebesar Eropa.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Apa Itu Aturan Digital Markets Act (DMA)? Biang Keladi Masalah

Sebelum memahami kemarahan Apple, kita perlu tahu apa itu Digital Markets Act. Sederhananya, DMA adalah seperangkat aturan yang dibuat oleh Komisi Eropa untuk mengendalikan kekuatan perusahaan teknologi raksasa yang mereka sebut sebagai "gatekeeper" atau "penjaga gerbang".

Tujuan utama DMA adalah menciptakan ekosistem digital yang lebih adil dan terbuka. Regulasi ini memaksa para gatekeeper untuk mengubah cara mereka beroperasi di Eropa. Beberapa poin kunci yang diwajibkan oleh DMA antara lain:

  • Mengizinkan App Store Pihak Ketiga: Pengguna iPhone harus diizinkan untuk mengunduh aplikasi dari luar App Store resmi Apple, sebuah praktik yang dikenal sebagai sideloading.
  • Sistem Pembayaran Alternatif: Developer harus diberi kebebasan untuk menggunakan sistem pembayaran mereka sendiri, tidak hanya terpaku pada sistem pembayaran milik Apple yang memotong komisi hingga 30%.
  • Interoperabilitas Layanan Pesan: Layanan seperti iMessage harus bisa berinteraksi dengan platform pesan lain seperti WhatsApp atau Telegram.
  • Akses Data untuk Pesaing: Memberikan akses data yang lebih adil kepada para pesaing bisnis yang beroperasi di platform mereka.

Bagi Uni Eropa, ini adalah langkah penting untuk mendorong inovasi dan kompetisi. Namun bagi Apple, ini adalah mimpi buruk yang mengancam segala hal yang telah mereka bangun.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

3 Alasan Utama Kenapa Apple Ancam Keluar dari Eropa

Sikap keras Apple bukan tanpa alasan. Mereka percaya bahwa pemaksaan aturan Digital Markets Act akan membawa lebih banyak kerugian daripada keuntungan, terutama bagi konsumen setia mereka. Berikut adalah tiga pilar utama argumen mereka.

1. Mengorbankan Keamanan dan Privasi Pengguna

Ini adalah argumen terbesar dan paling fundamental dari Apple. Selama ini, ekosistem Apple dikenal sebagai "taman bertembok" (walled garden) yang sangat aman. Setiap aplikasi di App Store melewati proses peninjauan yang ketat untuk memastikan tidak ada malware, penipuan, atau pelanggaran privasi.

Dengan diizinkannya sideloading, Apple kehilangan kendali atas apa yang diinstal pengguna di perangkat mereka. Hal ini membuka pintu lebar-lebar bagi:

Advertisement
Sponsor SLOT 17

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved